Melihatkan pasangan yang telah halal dengan ijabkabul, menyentuh hati kecil ini tatkala tertoleh si ayah kepada pengantin perempuan yang sedang mengesat sipi airmatanya dengan hujung baju... dalam kegembiraan tetamu- tetamu yang hadir, saya sedang di pagut syahdu...
Pasangan pengantin itu bangun setelah upacara batal air sembahyang, si anak mendapatkan ahli keluarnya, bersalaman dan berpelukan..ucpan tahniah tidak putus, dan semuanya ketawa kegirangan.....Anak bongsu yang manis itu mendapatkan ayah dan ibunya, si ibu mencium dahi anak gadis itu, sempat berpesan secoret kata agar si anak menjadi isteri yang taat pada Allah, rasul dan suami...
Setelah giliran ibu, si anak mendapatkan pula ayahnya yang duduk di birai katil pengantin yang di hias indah itu... Si anak duduk di sisi ayahnya, tangan tua itu di capai dan di genggam.. Si anak melihat air mata yang mengalir di pipir ayahnya yang mengedut..
"Ayah redha melepaskan tanggungjawab ayah. kamu bukan tanggungjawab ayah lagi. jadilah isteri yang solehah dan taat pada Allah dan suami. Ayah bukan tidak tega, tapi ayah terlalu kasihkan kamu." Tersekat - sekat suara ayah membaitkan kata - kata itu membuatkan si anak teresak - esak menangis.
Dia anak yang bongsu, pernikahan ini merupakan perpisahan pertama antara darah daging yang utuh cinta itu... Pernikahan bersama suami adalah atas persetujuannya dengan aturan keluarga.. Dia mendakap ayahnya erat, turut di gapai si ibu dan kini dia di dakap oleh kedua orang tuanya... Syahdu sungguh situasi itu sedangkan saya juga akan mengalaminya juga suatu hari nanti...
Saya masih lagi memandang dari luar bilik, pelukan 3 beranak itu sungguh - sungguh memberi saya keinsafan.. selama ini saya merajuk bila di tegur oleh ibu bapa saya... adakalanya saya mengabaikan perasaan mereka... Sedangkan dalam hati mereka, mereka tidak sanggup berjauhan dari kita... Saya turut mengalirkan airmata, beristighfar berkali - kali di dalam hati, moga saya belum terlambat untuk menebus segala kesahan pada kedua orang tua saya...
Bagaimanakah nanti jika saya pula telah di ijabkabulkan? Apapun, saya tetap perlu berada bersama suami saya.. Saya tidak akan sia - siakan kedua orang tua saya selagi mereka masih dikandung hayat..
No comments:
Post a Comment