Klik semua kjalau singgah di blog eifa... ;)

Thursday, 8 December 2011

Demi Allah s.w.t , aku redha ... =)

        Tidak kuat rasanya bila tiada tempat mengadu.. ku sangkakan diary teman yang paling terbaik, rupanya Allah s.w.t itu lebih baik dari yang terbaik di dunia ini.. Ku luah di dalam diary, rupanya hanya beberapa minit sahaja hatiku lega, selebihnya, tetap jua gelisah.. Ku sujud dan memohon pada NYA, rupanya ketenangan itu lebih manis dari yang ku jangkakan... 

       Bukan aku membenci, cuma aku kecewa.... Persahabatan yang ku jaga dan ku sayang, rupanya di robek kerna jarum - jarum karat... bukan sekali, bukan dua kali namun sudah masuk beberapa kali... Siapa yang tidak sedih, siapa yang tidak melatah, hendak amarah, segalanya sudah menjadi bubur.. manakan bisa bubur dapat menjadi nasi semula... 

           Aku masih bermanis meskipun persahabtan itu sudah hambar, masih ku anggap dia teman, kerna kami pernah bersama susah dan senang... Rupanya semuanya di balas dengan fitnah.. Rupanya di balas dengan layanan yang serba dingin.. Dan akhirnya aku di layan bak pengemis ketika aku sedang susah... Dalam hati, Allah sahaja yang mendengar ku menangis... Bukan kerana ku membenci, namun kekuatan itu luntur kerna racun dari sahabat sendiri..  

          Dan kehambaran itu gagal ku kembalikan lagi serinya... Bukan aku lepas tangan, namun hatiku terluka.. Namun, itupun, masih aku di cerca.. Sahabat apakah engkau? Pergilah, aku lepaskanmu wahai gadis yang pernah menjadi sahabatku... Jalanilah hidupmu sebaiknya... Maaf segala kekhilafanku dan aku juga memaafkan segala kekhilafanmu.. 

          Seandainya suatu hari kita bertemu, sapalah aku dengan senyuman... Kita masih saudara sesama islam, dan jangan di nafi hakikat itu.. Demi Allah s.w.t, aku redha dengan kehendakNYA, dan aku redha melepaskanmu wahai  mantan sahabatku... 




      

1 comment:

  1. ko okeyh ka fa??Sabar jak fa..insyaAllah da hikmah suma ya tjdi..keyhh:)

    ReplyDelete